Senin, 22 Desember 2008

Kepada PEROKOK yang kami cintai



Buku harian Mas Bejo:
Surat protes Mas Bejo untuk para perokok:
Saking tidak tahannya Mas Bejo dengan para perokok di ruangan, Mas Bejo bikin surat dan diprint serta dibagikan ke para perokok, ternyata mereka tetap membandel. Analisis tanpa metodologi dari Mas Bejo menyimpulkan mereka hanya gengsi saja untuk menghentikan keburukannya. Justru mereka seolah-olah semakin menunjukkan secara terbuka. Gengsi adalah sifat dasar menuju sombong yang merupakan karakter dasar yang tidak baik.
Namun apapun yang terjadi Mas Bejo akan selalu berusaha untuk melakukan “perlawanan” terhadap pelanggaran hak asasi untuk menghirup udara bersih. Berikut surat yang “menyinggung” para ahli hisap:

Kepada Yang Kami Cintai
Bapak-Bapak Perokok di ruangan kerja dan ber AC
Di dunia (sebelum di akhirat)


SURAT PROTES DARI PEROKOK PASIF

Melalui surat ini perkenankan saya menyampaikan beberapa hal:
1. Secara pribadi saya tidak ada masalah dengan Bapak-Bapak semua dan saya selalu berprasangka baik dengan Bapak-Bapak
2. Saya yakin bahwa Bapak-Bapak semua telah mengetahui efek tidak baik bagi perokok aktif dan perokok pasif serta faham dengan aturan yang ada tentang larangan merokok di ruangan
3. Saya merasa terdhalimi dengan tindakan Bapak-Bapak yang membuang asap rokok (tidak ditelan) sehingga saya terkena dampak sebagai perokok pasif.
4. Saya hanya khawatir dengan akibat dari sisi kesehatan yang menimpa saya padahal saya tidak berbuat karena saya bukan perokok.
5. Saya hanya mengetahui betapa mahalnya biaya kesehatan dan sebagai PNS kita hanya dicover dengan Askes yang maksimal kelas II (untuk golongan III) RSUD/Puskesmas itupun harus melalui rujukan. Dan biasanya hanya bisa mencover sekitar 10% dari biaya rumah sakit.
Untuk itu saya dengan ini mengajukan protes kepada Bapak-Bapak semua yang masih dengan sengaja membuang asap rokok di ruangan kerja. Sekali lagi saya ungkapkan bahwa saya secara pribadi tidak ada masalah dengan Bapak-Bapak dan saya akan selalu berprasangka baik dengan Bapak-Bapak.
Terima kasih

Salah satu yang tidak ingin menjadi korban asap rokok sehingga secara istilah disebut perokok pasif
Mas Bejo
Catatan:
Mas Bejo sampai punya pikiran iseng untuk menyalakan obat nyamuk bakar.
Setiap ada orang yang merokok di ruangan, maka Mas Bejo menyalakan obat nyamuk bakar. Jika ada 2 perokok, maka ada 2 obat nyamuk bakar yang menyala. Kira-kira apa ya aa komentar para perokok?
Perokok : hai… siapa nih yang di ruang AC kok nyalain obat nyamuk?! Ini kan racun…..
Mas Bejo: emang asap rokok bukan racun??

Pepatah mengatakan:
Merokok menunjukkan bahwa anda sehat… Sebab kalau anda sakit pasti oleh dokter disuruh berhenti merokok… Oleh sebab itu kenapa anda berhenti merokok menunggu terbaring di rumah sakit??? (Rokoknya sudah diganti dengan selang infus, selang pernafasan, selang makanan, selang kateter dsb… itu kalau nggak keburu di operasi … atau jangan jangan nggak sempet dioperasi karena ahli warisnya tidak siap dengan biaya operasi, sementara semua rekening bank yang anda miliki sudah tidak berarti apa-apa, karena sudah diblokir KPK


KAWASAN BEBAS MEROKOK
Silakan Anda merokok sebanyak-banyak
tapi dengan syarat: asap rokoknya DITELAN !!!

TIGA TIPS BERHENTI MEROKOK
1. Hisaplah ujung rokok yang menyala
2. Apabila rokok padam, segera nyalakan kembali
3. Ulangi langkah no.1 dan 2 sampai And
a benar-benar PUASS!!!

kaos ukuran besar XXXXXL
Kepada PEROKOK yang kami cintai
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

10 komentar