Senin, 11 Februari 2013

Peringatan Buat Kita

Alkisah ketika malaikat maut datang kepada seorang manusia untuk mencabut nyawa, manusia itu itu protes
Manusia :
Wahai malaikat maut, kenapa engkau datang begitu cepat, tanpa ketok pintu, tanpa  permisi, tanpa ngasih pemberitahuan, tanpa ngasih peringatan terlebih dulu.
Malaikat Maut : "......."
Manusia :  
Bukankah aku perlu berbenah dulu, aku perlu persiapan bekal, aku juga perlu pamitan, aku perlu menata kehidupan saya. Saya juga perlu memperbaiki ibadah saya, saya perlu ke notaris buat bikin surat wasiat saya, saya juga perlu mengatur keuangan saya buat membayar utang-utang saya.               
Malaikat Maut :
Wahai manusia ... siapa bilang kalau engkau belum mendapat peringatan? Ingatkah engkau ketika rambutmu mulai memutih, engkau malah mencatnya sehingga tetap hitam, ketika engkau berusia 40 engkau mulai tidak jelas ketika membaca koran dan membaca SMS dan engkau perlu bantuan kacamata plus 1, ketika tubuhmu sudah gampang masuk angin, ketika sendi-sendi tulangmu mulai kambuh dan tak sekuat seperti dulu lagi, ketika asam uratmu sudah mulai terasa, ketika kolesterolmu sudah meninggi dan ketika kerut-kerut kulitmu sudah muncul dan engkau "sembunyikan", ketika daya ingatmu sudah tidak sekuat seperti dulu..... itu semua adalah peringatan dari-Nya. Tapi engkau salah mensikapinya, bukannya sebagai bahan introspeksi tapi engkau malah gelisah dan engkau "menutupinya" dengan berbagai upaya yang kadang membahayakan kesehatanmu.
Manusia:
...........................?#@$%???
Malaikat Maut: 
Karena ini sudah saatnya maka saya akan melaksanakan tugas saya
Catatan: dalam kenyataanya, malaikat maut melaksanakan tugas tanpa ada dialog terlebih dahulu ?

kaos ukuran besar XXXXXL
Peringatan Buat Kita
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

42 komentar