Senin, 12 Oktober 2009

Sudah sampai mana?

Selama saya tinggal di Jogja, hampir selalu menggunakan jalur selatan kalau mau pulang ke Kebumen. Disamping karena jalannya sepi, jarak tempuhnya lebih pendek dan lebih dekat ke desa tujuan saya yaitu Kuwangunan Kec. Petanahan. Saya ingat sekali dari jaman Bupati masih dijabat Ibu Rustriningsih sampai beliaunya jadi Wakil Gubernur kondisi jalan kurang bagus. Kadang 3 km jelek, habis itu 1 km bagus. Kondisi sekarang agak mendingan walaupun masih ada beberapa kilometer yang jalannya jelek, beberapa kilometer jalannya tidak rata (tambal sulam).

Kondisi jalan yang jelek tersebut terutama jalan yang berbatasan dengan Purworejo. Saya nggak tahu yaa kenapa nggak dibangun sekaligus mulus. Kenapa ada beberapa yang disisakan jelek dan ada yang disisakan dengan kondisi yang kasar. Saya waktu itu berfikir mungkin kalau pejabat yang lewat jalur itu pakai mobil mewah sehingga apapun kondisi jalannya tetap terasa “nyaman”. Waktu itu saya juga berharap banyak mungkin kalau menjadi Wakil Gubernur jalannya akan sehalus yang di Kab Kulonprogo.

Saya sampai punya joke begini,
Dalam perjalanan dari Jogja ke Petanahan lewat jalur selatan ketika ditanya sudah sampai mana, tanpa melihat nama daerah sudah dapat ditentukan dari kondisi jalannya.
“Ooh.. ini masih di wilayah Kulonprogo” kata salah satu penumpang.
“ Lho kok tahu sih…” tanya penumpang sebelahnya.
“ Kan jalannya lebar dan halus” jawabnya.
Tigapuluh menit berikutnya ditanya lagi, dia menjawab: “ kalau ini sudah masuk ke wilayah kabupaten Purworejo, soalnya jalannya masih agak mulus Cuma lebih sempit” Kemudian mereka tertidur.

Suatu saat mereka terbangun dan langsung bilang: “ ini pasti sudah masuk ke perbatasan wilayah kabupaten Kebumen” kata salah satu penumpang.
“lho kok tahu?” tanya penumpang sebelahnya.
“Soalnya jalannya jelek dan rusak….”




Catatan: mudah2an ini menjadi perhatian Gubernur dan Wgub Jateng, anggota DPRD yang baru dan  Bupati Kebumen.

kaos ukuran besar XXXXXL
Sudah sampai mana?
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

26 komentar