Selasa, 15 Desember 2009

Tanamlah

“Apabila ada sebiji palm di tanganmu sedangkan engkau tahu bahwa besok mau kiamat, maka tanamlah...” *






Kalau dilogika pasti kita akan bertanya, buat apa menanam pasti akan sia-sia karena besok akan kiamat. Hadist tersebut di atas mengajarkan kepada kita agar dalam melakukan sesuatu kita tidak hanya berorientasi pada hasil. Seringkali kita sudah merasa putus asa ketika akan melakukan sesuatu karena kita beranggapan apa yang kita laksanakan akan sia-sia dan akhirnya kita tidak berbuat apa-apa.

Hadist di atas mengajarkan kepada kita bahwa Alloh swt akan menilai kita dari usaha/upaya yang kita lakukan (proses) bukan dari hasilnya.

Hadist tersebut juga mengajarkan pada kita bahwa apa yang kita lakukan di dunia ini, sekecil apapun mempunyai dimensi keduniaan maupun akhirat. Perkataan kita, tulisan kita, perilaku kita, pola pikir kita, jabatan yang kita emban saat ini, peran di keluarga kita, peran kemasyarakatan kita dan peran individu kita harus kita pertanggungjawabkan dihadapan Alloh swt di yaumil akhir nanti.

Nah bagaimana kalau dari sisi harfiahnya?
Ayo kita menanam meskipun kita tidak tahu apakah kita ikut menikmati hasil dari pohon yang kita tanam. Nggak usah nunggu hari menanam sedunia. Pernahkah kita berfikir siapa yang menanam padi dari beras yang setiap hari kita makan? Pernahkah kita berfikir siapa yang menanam buah yang kita makan? Pernahkah kita berfikir siapa yang menanam sayuran yang kita makan? Belum lagi kalau kita berfikir, oksigen yang kita hirup ternyata berasal dari pohon yang bukan kita tanam.

Ayo kita menanam kebaikan dimanapun kapanpun dalam kondisi apapun meskipun kita tidak menerima manfaat dari apa yang kita lakukan...

Catatan:
* Mohon maaf bagi yang mengetahui matan hadist tsb. serta mengetahui status hadist tersebut bisa disampaikan di sini. Buku saya yang memuat hal tersebut saya cari blm ketemu

kaos ukuran besar XXXXXL
Tanamlah
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

21 komentar