Minggu, 14 Februari 2010

Keterbukaan dalam masalah keuangan keluarga

Kasus:

Dilihat dari jumlah penghasilan, keluarga Pak Fulan (bukan nama sebenarnya) sebenarnya termasuk keluarga yang berpenghasilan lumayan.   Keluarga ini termasuk keluarga cukup.

Mungkin karena menerapkan teori dalam perencanaan keuangan, Pak Fulan termasuk orang yang punya pendirian yang teguh dan prinsip yang kuat serta anggaran ketat. Pak Fulan mempunyai tabungan yang cukup besar dan secara rutin juga menyisihkan sebagian penghasilannya untuk ditabung. Ini sungguh merupakan sesuatu yang pantas dicontoh. Namun dalam memberikan uang belanja kepada istrinya, Pak Fulan menerapkan anggaran yang ketat dan menuntut istrinya agar bisa mencukupinya dari uang belanja yang diberikan. Dia tidak mau tahu apapun yang terjadi. Istrinya takut pada suaminya padahal harga-harga kebutuhan cenderung naik, kebutuhan uang jajan anaknya yang menjelang remaja juga naik, kebutuhan pulsa serta kebutuhan mendadak untuk keluarga dari pihak istrinya. Istrinya tidak tahu apakah selama ini suaminya memberikan uang ke pihak keluarga suami atau tidak, yang jelas dia takut kalau mau minta uang untuk keperluan pihak kelaurga istri.

Akibat dari sikap Pak Fulan tersebut, istri Pak Fulan berusaha memperoleh penghasilan tambahan, namun ini belum menutup kebutuhannya. Ketika ada kebutuhan yang mendadak dan besar terkadang istrinya harus gali lobang tutup lobang.  Akibatnya banyak orang yang datang menagih utang. Bahkan pakai debt collector segala.Yang agak “menggangu” adalah hal kecil misalnya pada saat arisan ibu-ibu sering tidak datang dan tidak menitipkan uang arisan. Akibatnya ya jadi “rasanan” ibu-ibu peserta arisan. Semua kejadian-kejadian di atas tidak diketahui oleh suaminya, tapi kejadian-kejadian di atas diketahui oleh tetangga sekitar.

Kasihan istrinya, kasihan suaminya, kasihan nama baik keluarganya

Bagaimana solusi menurut rekan-rekan jamaah blogeriah ? Terimakasih atas masukannya.


Artikel yang berkaitan:
 1. Pelanggaran Syariat dalam urusan keuangan


kaos ukuran besar XXXXXL
Keterbukaan dalam masalah keuangan keluarga
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

20 komentar