Kamis, 10 Juni 2010

Forum Fungsional Pemeriksa Pajak Kanwil DJP Jaksel

Rabu tanggal 9 Juni 2010, bertempat di Aula Gd. Utama KPDJP lantai 27 telah diadakan acara Forum Fungsional Pemeriksa Pajak Kanwil DJP Jaksel. Forum ini dihadiri oleh seluruh Pemeriksa Pajak dilingkunan Kanwil DJP Jaksel ditambah dengan beberapa perwakilan Account Representatif. Acara dibuka oleh Kepala Kanwil DJP Jaksel Bp Sutrisno Ali dan Kabid P4 Bp Yunantoro.

Acara ini bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang hal ikhwal yang berhubungan dengan Pemeriksaan pajak. Acara ini diisi dengan pemaparan dan diskusi tentang Pedoman Pemeriksaan Pajak, Standar Pemeriksaan Pajak, Pemeriksaan Bukti Permulaan dan Penyidikan Pajak, Komunikasi dan Teknik Negosiasi serta diakhiri diskusi tentang berbagai permasalah pemeriksaan pajak. Pemaparan disampaikan oleh Penyidik dari Kanwil Jaksel, kecuali untuk komunikasi dan teknik negosiasi mengundang ibu Ani dari Kanwil DJP Jaktim.  Mudah2an acara semacam ini dirutinkan sehingga selalu ada komunikasi antar pemeriksa pajak. Mestinya juga seluruh kanwil mengadakan acara serupa.
  
Acara yang berlangsung sehari ini terbilang sukses, peserta tidak beranjak dari tempat duduk (meskipun kadang ada yang ngantuk dan cerita sendiri). Saya kebagian session pertama.  Kebetulan kan materinya  memang "sangat serius" yaitu  Pedoman Pemeriksaan Pajak. Prinsip saya kalau materinya "sangat serius" maka harus dibawakan dalam suasana "tidak serius" tetapi tetap dalam rangka memudahkan untuk memahami sesuatu.



big sugeng lagi in action
narsis 1


" hayo  ... ada yang berani dengan saya ?" saya bertanya ke peserta sambil petentang petenteng
narsis 2


narsis 3


Narsis 4 (bareng) setelah sesion pertama selesai(dari kiri ke kanan : Paduanta, Pak Bagus, Pak Yunantoro, big sugeng dan Yudi )
Meskipun nggak dapat honor, tapi minimal bisa mejeng 


Beberapa masukan yang menurut saya perlu adalah:
  1. Materinya jangan terlalu banyak sehingga ada tumpang tindih 
  2. Aspirasi dan diskusi dari peserta perlu lebih digali sehingga tidak terkesan satu arah saja
  3. Forum fungsional perlu diformalkan dalam bentuk organisasi profesi tersendiri menjadi misalnya semacam Ikatan Auditor Pajak Indonesia sehingga kedepannya lebih dapat berbicara untuk membela kepentingan para Auditor Pajak baik dalam pembinaan profesi (pendidikan berkelanjutan) maupun memperjuangkan hak-hak yang selama ini belum berjalan dengan baik (eg. Angka kredit, kenaikan pangkat, mutasi dll)
  4. Forum fungsional semestinya menyusun rekomendasi kepada pihak-pihak terkait untuk perbaikan "nasib" fungsional pemeriksa pajak

kaos ukuran besar XXXXXL
Forum Fungsional Pemeriksa Pajak Kanwil DJP Jaksel
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

3 komentar