Selasa, 15 Juni 2010

Video "Heboh" Artis (?): Yang Main Haram, Nyebarin Haram, Nonton Juga Haram

Heboh tentang penyebaran video mirip artis sepertinya tidak ada henti-hentinya. Pemberitaan yang gencar tidak hanya di infotainment tetapi sudah masuk ke berita yang lebih serius baik di TV, koran maupun media lain. Berbagai pernyataan baik dari kepolisian, pengacara, pengamat maupun orang awam juga menghiasi berbagai media massa. Ada kekhawatiran dari berbagai kalangan bahwa yang akan dilakukan tindakan hukum hanyalah penyebar, pemberi fasilitas (misalnya warnet) dan orang yang memperjualbelikan. Sementara pelaku dengan alasan itu masuk ranah "privasi" justru tidak dijerat hukum. Kekhawatiran masyarakat itu adalah wajar karena akar dan sumber masalahnya adalah para pelaku dan efek dari perbuatan pelaku yang ada di video tersebut adalah benar-benar punya daya rusak pada moralitas bangsa yang sangat menghebohkan. Hampir semua kalangan baik orang dewasa maupun pelajar terbukti dengan terjaringnya gambar tersebut pada HP para pelajar. Bahkan nama baik Indonesia pun di mancanegara dipertaruhkan. 

Lantas bagaimanakah sih hukumnya berkaitan dengan video tersebut?

Menurut Ketua Umum Front Umat Islam (FUI) Kota Bandung yang dikutip oleh Detik Bandung Hilman Firdaus menyatakan bagi pemilik dan penyebar video mirip Ariel-Luna-Cut Tari haram."Memiliki video itu haram, karena kan melihat aurat orang lain, yang menyebarkannya juga sama, apalagi orang yang melalukan adegan tersebut," Menurutnya organisasi Islam yang bergabung dalam FUI yaitu Garis, FPI, Laskar Pembela Islam, Laskar Fi Sabilillah, akan meminta semua pihak untuk menyetop penyebaran video mirip Ariel-Luna-Cut Tari

Bagaimana menurut Ketua Umum PBNU?

Pendapat yang sama juga disampaikan oleh Ketua Umum PB NU dalam Detik.com
"Yang jelas itu yang main haram, yang menyebarluaskan haram, yang lihat juga haram. Semuanya haram," kata Ketua PBNU Said Agil Siraj usai acara hari lahir ke-64 muslimat NU di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (15/6/2010). Said mengatakan, perbuatan orang-orang yang terlibat dalam video tersebut sudah keterlaluan, tidak beradab, dan tidak beretika. "Apalagi yang mau disikapi? Itu semua sudah jelas. Semuanya haram," tegasnya.

Apalagi sekarang juga sudah mulai ada titik terang tentang keyakinan siapa pelaku dalam video tersebut sebagaimana dikatakan oleh Roy Suryo
Kalau begitu mestinya Polisi segera tetapkan pelaku sebagai TSK dan segera tahan pelaku, karena efek kerusakan moralnya sudah sangat memprihatinkan. Jangan nunggu ada demo FPI atau dari elemen masyarakat yang lain. Apalagi dalam wawancara di TV artis tersebut sama sekali tidak ada penyesalan ataupun pengakuan, mereka "menantang" pihak berwajib untuk membuktikannya. 
 
Mudah-mudahan setelah itu tidak lagi muncul kasus serupa dari kalangan manapun.

kaos ukuran besar XXXXXL
Video "Heboh" Artis (?): Yang Main Haram, Nyebarin Haram, Nonton Juga Haram
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

5 komentar