Rabu, 21 Juli 2010

Pantai Pandankuning Petanahan, Kebumen

Pantai Pandan Kuning Petanahan tak ubahnya pantai-pantai lain di selatan pulau Jawa. Pantai ini mempunyai gelombang yang besar karena langsung terhubung dengan samudra Indonesia. Lokasinya 4 km dari arah Petanahan. Kalau dari Guyangan (Jl Raya Kebumen Gombong) sekitar 15 km. Dari sisi pemandangan ya sama saja dengan Pantai Parangtritis ataupun Pantai Depok di Bantul Yogyakarta. Bedanya adalah di hari-hari biasa kedua pantai ini banyak pengunjung, sedangkan di Pantai Pandan Kuning hanya ramai di  hari minggu pagi. Walaupun begitu bukan berarti di hari-hari biasa tidak ada pengunjung, buktinya setiap saat pedagang makanan masih tetap berjualan di sekitar pantai. Favorit saya adalah tempe mendoan (ukuran jumbo), pecel (bukan pecel lele tetapi sayur-sayuran), kacang godog, lepet dll.

Jika anda berminat ke sana, sebaiknya datang di pagi hari untuk menikmati segarnya udara pagi. Konon udara pagi di pantai sangat bermanfaat untuk kesehatan. Setelah anda puas untuk jalan-jalan tinggal makan-makanan khas yang harganya murah. Bisa juga sambil menikmati kelapa muda. Atau kalau agak bersabar sambil pulang bisa menikmati SOTO khas di dekat pasar Petanahan ( kalau dari arah pantai ya sekitar 4 km atau 200 meter sebelum sampai Pasar Petanahan). Namanya SOTO PAK KORED, buka di rumah sekitar jam 9 pagi, kalau siang biasanya sudah habis (tapi di dalam pasar Petanahan juga buka kalau siang hari). Mending nanya saja deh kalau bingung, soalnya nggak ada tulisaanya. Atau di Pasar nanti bisa beli GULA KELAPA dengan kualitas yang bagus.

Ada yang unik di Pantai Pandan Kuning, Petanahan ini. Kalau dari sisi pemandangan dan fasilitas sih biasa-biasa. Tapi pada saat lebaran ramainya luar biasa. Pengunjung dari daerah sekitar dan para pemudik tumpah ruah di sini. Itu terjadi hampir 2 minggu setelah lebaran. Pada saat lebaran haji juga ramai tetapi tidak seramai idul fitri. Hal itu sudah berlangsung dari dulu sampai sekarang.

Pada saat saya kecil, saya biasa berangkat pagi-pagi bersama temen. Dari rumah saya di desa Kuwangunan sekitar 5 km. Saat itu sepertinya nggak ada masalah karena suasananya ramai sekali. Ada yang naik dokar/andong, ada yang naik sepeda, ada yang naik becak ada yang pakai mobil atau motor dan banyak yang jalan kaki.

suasana di pinggir pantai, beberapa pohon kelapa hasil penghijauan


pohon kelapa tidak sempat berbuah karena calon buahnya sudah diambil niranya sebagai 
bahan baku gula kelapa




Lagi narsis saja kok


Ngemong 4 anak bermain pasir (yang 3 ditinggal di rumah)



bermain pasir pinggir air

 ada juga naik kuda, tarifnya Rp 5000 bisa dinaiki 2 orang
inilah rombongan tour de pandan kuning
mau motret tempe, pecel dan lepet kok batre drop ya sudah


kaos ukuran besar XXXXXL
Pantai Pandankuning Petanahan, Kebumen
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

11 komentar