Selasa, 21 Juni 2011

KPK Masih Diperlukan ?

Headline
Beberapa hari ini kita sedikit tercengang dengan pernyataan anggota Komisi III DPR dari FPKS Fahri Hamzah sebagaimana dikutip oleh Inilah.com: "Yang benar kalau KPK tidak diperlukan karena Kepolisian, kejaksaan, pengadilan kita sudah kuat. Kalau kita melihat KPK semakin diperlukan, itu sebenarnya gagal," cetus Fahri dalam rapat dengar pendapat dengan Polri, KPK, Kejaksaan Agung, Senin (20/6/2011).

Ada salah seorang anggota salah satu milis yang mengangkat isu ini. Berbagai tanggapan muncul ada yang pro dan ada yang kontra. Yang kontra mengatakan bahwa aparat penegak hukum di Indonesia masih belum beres dan  memprihatinkan terutama dalam menangani perkara tindak pidana korupsi. Sedangkan bagi yang setuju, mereka berpendapat bahwa mestinya KPK tidak diperlukan lagi jika lembaga semacam POLRI, Kejaksaan, Pengadilan sudah "bisa dipercaya". Lembaga yang sudah ada bukan digantikan dengan membentuk lagi Komisi/Lembaga lain tetapi lebih baik jika lembaga yang ada diberdayakan dan dilakukan "pembersihan" sehingga penegakan hukum bisa optimal. Ibarat sapu yang kotor ya dibersihkan dulu supaya sapu itu bisa dipakai untuk membersihkan.

Ada juga yang berkomentar di sebuah fordis sbb:
Ada yang tersirat dari yang tersurat... Kalau interpretasi saya, yang dimaksudkan adalah :
Seandainya kita memiliki kepolisian, kejaksaan dan pengadilan yang kuat, maka keberadaan KPK menjadi tidak diperlukan lagi, Memperkuat KPK hanyalah membuktikan adanya kegagalan dalam upaya membangun dan memperbaiki aparat penegak hukum. Dan itulah kondisi yang terjadi sekarang...

Secara pribadi saya lebih condong untuk tetap mempertahankan KPK di satu sisi dan di sisi lain perlu melakukan perbaikan pada lembaga penegak hukum dengan melakukan reformasi birokrasi. dimulai dari proses perekrtutan dan pembinaan pegawai.  Jika ada yang melanggar ya langsung dilakukan tindakan dan hukuman yang lebih berat bagi aparat hukum tsb.



PKS:Pernyataan Fahri Hamzah Sentilan Buat KPK
Mahfudz Siddiq - inilah.com
Oleh: Santi Andriani
Nasional - Selasa, 21 Juni 2011 | 06:20 WIB

INILAH.COM, Jakarta- Internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak mau ambil pusing terkait pernyataan kadernya, anggota Komisi III Fahri Hamzah yang menyatakan bahwa keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah tak diperlukan lagi sehingga sudah waktunya dibubarkan.
    
Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) PKS, Mahfudz Siddiq justru menilai pernyataan rekannya itu harus dipandang sebagai bentuk kritikan yang bertujuan memacu kinerja pemberantasan korupsi oleh KPK menjadi lebih baik lagi.
    
"Selama ini kan yang menyanjung KPK kan sudah banyak, ini diperlukan orang untuk menyentil, KPK kan juga manusia. Sentilan biar KPK lebih progresif, objektif dan terukur kerjanya," ujar Mahfudz Siddiq ketika dihubungi INILAH.COM, Senin (20/6/2011) malam.
   
Sebelumnya dalam RDP antara Komisi III dengan Kepolisian, Kejaksaan dan KPK, Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi PKS Fahri Hamzah menilai keberadaan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) tidak diperlukan lagi. "Yang benar kalau KPK tidak diperlukan karena Kepolisian, kejaksaan, pengadilan kita sudah kuat. Kalau kita melihat KPK semakin diperlukan, itu sebenarnya gagal," cetus Fahri.
Mahfudz sendiri enggan mengkaitkan pernyataan yang dilontarkan Fahri sebagai pernyataan atau sikap partai. Menurut Mahfudz apa yang disampaikan Fahri pasti ada alasannya, bukan lepas begitu saja disampaikan. Sebaliknya, Mahfudz menilai, pernyataan yang dilontarkan Fahri sebenarnya hanya sebagai bentuk terapi mengejutkan yang diarahkan ke KPK agar KPK berkinerja semakin baik. "Anggap saja itu sebagai shock therapy," pungkasnya.

kaos ukuran besar XXXXXL
KPK Masih Diperlukan ?
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

5 komentar