Rabu, 20 Juni 2012

Exchange Knowledge sebagai sarapan pagi

Ada yang beda di pagi hari di kantorku. Setelah absen pagi paling telat pukul 07.30 WIB  selanjutnya pegawai berkumpul di Aula. Bukan mau coffe morning, bukan mau rapat tapi mau tukar ilmu ataupun tukar pengetahuan. Bahasa kerennya exchange knowlegde, ya semacam in house training cuma  bedanya kalau in house training biasanya manggil pakar dari luar. Lah kalau ini ya dari dan oleh seluruh pegawai. Waktunya dari hari Senin sampai Kamis. Materi yang akan disampaikan bebas, mau yang berkaitan dengan pekerjaan maupun ilmu dan pengetahuan lain yang bersif menunjang maupun sekedar pengetahuan yang bermanfaat buat kehidupan. Pokoknya yang penting tampil dan berani tampil.

Untuk giliran tidak menggunakan undian tetapi menggunakan DUK (Daftar Urutan Kepangkatan) biar nggak ada alasan lagi. Program ini terselenggara setelah terjadi pergantian Kakanwil.  Kakanwil yang baru waktu itu menginginkan agar ada pertukaran pengetahuan diantara pegawai, karena beliau yakin tidak ada kualitas pegawai yang jelek. Makanya para pegawai perlu diasah kemampuan dan keberaniannya untuk menyampaikan ide atau gagasan kepada orang lain. 

Setelah berjalan dua minggu, ternyata memang luar biasa. Ada yang menyampaikan materi tentang perpajakan, pemeriksaan pajak, kepegawaian, tips dan pesan pesan moral.  Pokonya  ada yang soft skill ada yang hard skill. Cara penyampaiannya juga bermacam macam, ada yang kelihatan lancar, ada yang lucu dan ada yang grogi. Tapi yang jelas menurutku kan mereka hebat, sudah berani tampil di muka umum, sudah berani ngomong dan belum ada sejarahnya sampai pingsan, inilah pendidikan yang tepat untuk orang dewasa..  Memang ada sih yang nggak mau tampil dan menghindar, itu hanya kasus dan kebetulan karena berhalangan.


Menurutku program ini sih bagus, tapi sebaiknya jangan setiap hari, lama-lama kan jadi mboseni. Mestinya cukup seminggu sekali saja.

Jumat, 01 Juni 2012

Tingkat kelulusan SMA IT Abu Bakar Yogyakarta

Tingkat kelulusan SMA IT Abu Bakar Yogyakarta

KELULUSAN TAHUN 2012

Alhamdulillah tahun 2012 SMAIT Abubakar Yogyakarta 100% lulus UNAS. Jumlah siswa yang lulus terdiri dari Jurusan IPA 43 orang dan Jurusan IPS 26 orang. Tahun ini ada 4 siswa yang diterima PTN melalui jalur Undangan yaitu di FKG Universitas Jember, FKG Universitas Brawijaya, Psikologi UNS dan Manajemen UNY. Sedangkan yang lain saat ini sedang mempersiapkan diri untuk diterima di PTN melalui jalus tes tulis.

Tahun 2009
Tahun ini tingkat kelulusan SMA IT (Islam Terpadu) Abubakar Yogyakarta mencapai 90,24 %. Dari jumlah peserta UN sebanyak 41 oarang (7 jurusan IPS dan 34 jurusan IPA), peserta yang dinyatakan lulus UN adalah sebanyak 37 orang yang terdiri dari 7 jurusan IPS (lulus 100%) dan 30 jurusan IPA (lulus 88,23%). Empat orang yang tidak lulus sesungguhnya telah mencapai nilai rata-rata kelulusan, hanya karena ada nilai mata pelajaran yang masih di bawah nilai minimal yaitu 2 orang untuk mata pelajaran Fisika dan 2 orang untuk mata pelajaran Matematika. Nilai mata pelajaran yang tertinggi antara lain Fisika 9,5 Bahasa Indonesia 9,2 Bahasa Inggris 9,2 Matematika 9. Sedangkan untuk matematika Jur IPS nilai tertinggi 9,5.

Bagi saya selaku wali murid, prestasi tahun ini sungguh luar biasa. Ini kalau dibandingkan dengan hasil UNAS tahun lalu. Lebih membanggakan lagi adalah ketika tingkat kejujuran meningkat dimana efeknya justru menurunkan prosentase kelulusan (sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga DIY di sini), tetapi bagi SMAIT Abu Bakar Yogyakarta justru berlaku sebaliknya, malah meningkat tingkat kelulusannya.

Ada beberapa kasus pada SMA Swasta di Jogja, tahun lalu tingkat kelulusannya 100% tahun ini berlaku sebaliknya yaitu tingkat ketidak kelulusannya 100%. Banyak juga yang mengalami penurunan tingkat kelulusan.
 --------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ini saya cuplikkan tulisan di Dinas Pendidikan dan Olahraga Prop DIY
Perbandingan data Hasil Unas tahun 2008/2009 dengan data Hasil Unas tahun 2009/2010, memang terjadi sedikit penurunan prosentase kelulusan siswa. Bahkan menurut data Kepala BNSP yang di-release beberapa waktu lalu, Provinsi DIY merupakan provinsi dengan prosentase kelulusan terendah di Pulau Jawa. Namun demikian, hal yang patut dibanggakan adalah, Yogyakarta masih menduduki peringkat tertinggi dalam hal kejujuran saat pelaksanaan Unas. Hal ini berdasarkan analisis dari pola jawaban, laporan Tim Pengawas Independen (TPI) dan wartawan. Memang ada sedikit kecurangan, namun kecurangan itu segera diketahui dan pelakunya ditindak tegas. Boleh dikatakan, Yogyakarta merupakan pahlawan kejujuran bagi pelaksanaan Unas di Indonesia.

Data perbandingan Hasil Unas tahun 2008/2009 dan 2009/2010 untuk SMA/MA dan SMALB adalah sebagai berikut: Tahun 2008/2009, IPA lulus 95,76%, tahun 2009/2010 lulus 84,58%. Tahun 2008/2009 IPS lulus 92,50%, tahun 2009/2010 lulus 69,66%. Untuk Bahasa, tahun 2008/2009 lulus 94,67%, tahun 2009/2010 lulus 83,33%. Program agama, tahun 2008/2009 lulus 95,65%, tahun 2009/2010 lulus 87,04%. Sedangkan perbandingan hasil Unas untuk SMK, tahun 2008/2009 lulus sebesar 97,06%, tahun 2009/2010 lulus sebesar 79,17%.   
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 

Saya jadi ingat, dalam sebuah pertemuan wali murid tahun lalu, Kepala Sekolah waktu itu Bp Harman menyampaikan prinsip kejujuran yang dijunjung tinggi baik oleh lembaga, guru dan ini ditanamkan betul kepada anak didik dan ini mendapat sambutan dan dukungan dari orang tua murid. Hasilnya setelah bekerja keras dari para Guru dan murid serta dukungan dari Yayasan serta orang tua murid sekarang dapat dilihat. Mudah-mudahan prisip ini selalu dipegang sampai kapanpun.

Selamat kepada siswa yang telah lulus mudah-mudahan sukses di jenjang berikutnya dengan tetap menjujung tinggi prinsip kejujuran. Bagi yang belum berhasil, masih ada kesempatan untuk mengulang ujian di bulan Mei 2010, mudah-mudahan juga dapat lulus pada ujian ulangan tersebut dan sukses untuk jenjang berikutnya. Amiin

Buat para guru dan keluarganya, saya selaku salah satu orang tua murid mengucapkan terima kasih atas pengorbanan waktu ekstranya yang tentunya mengurangi jatah waktu untuk keluarga. Semoga yang dilakukan bernilai ibadah dan dicatat sebagai amal sholeh. Amiin. Terima kasih untuk pengurus yayasan atas dukungannya, mereka ikut memajukan sekolah tanpa digaji, mudah2an apa yang dilakukan juga sebagai amal sholeh. Amiin. SMAIT kedepannya semakin maju.

Catatan Tambahan : Tingkat kelulusan tahun 2010 SMAIT Abubakar 100%


Pendaftaran Siswa Baru SMPIT Abubakar Yogyakarta tahun 2012