Rabu, 19 Agustus 2015

Seharusnya Nusantara Bersyukur dengan Datangnya Islam


Hidayatullah.comPemerhati sejarah Jawa dan Islam Susiyanto, MSI mengatakan, seharusnya Nusantara bersyukur dengan datangnya Islam. Sebab sebelum Islam datang, banyak tradisi kurang baik di Nusantara.
“Harusnya Nusantara bersyukur dengan adanya Islam, karena jika kita mengetahui yang sebenarnya tentang sejarah tradisi agama sebelum Islam di Indonesia, sungguh banyak tradisi dan ajaran-ajaran yang tidak baik untuk masyarakat kita,” demikian disampaikan ujar Susiyanto pada kajian spesial berjudul “Dinamika Hubungan Raja dan Ulama di Tanah Jawa”, di Masjid Nurruzaman Universitas Airlangga Jumat (05/06/2015).
Ia mencontohkan beberapa tradisi dan ritual aliran Bhairawa pada zaman Hindu-Budha dahulu yang cenderung merusak diri dan masyarakat secara umum.
Salah satunya seperti dalam tradisi manuya yang mengorbankan manusia pada ritualnya untuk kemudian dimakan dagingnya dan diminum darahnya.
“Justru dengan datangnya Islam, semua itu dirubah secara perlahan. Di sana terjadi proses desakralisasi, ada proses subtitusi budaya ke arah yang lebih baik. Islam tidak lantas melakukan dekulturalisasi dengan menghilangkan sekaligus budaya yang ada,” tegas  dosen mata kuliah ‘Islam dan Budaya Jawa’ IAIN Surakarta ini.
Pria yang juga merupakan kandidat doktoral di Universitas Ibnu Khaldun Bogor ini menambahkan bahwa banyak budaya Nusantara yang tetap dipertahankan oleh para ulama dahulu, seperti Tata Krama dalam budaya Jawa misalnya.
Karena jika memang mengandung nilai-nilai yang selaras dengan Islam maka tidak perlu diluruskan. Akan tetapi jika budaya atau tradisi yang ada telah menyimpang maka akan diluruskan secara perlahan, ujar penulis buku ‘Strategi Misi Kristen Memisahkan Islam dan Jawa’ini mengatakan.*/Yahyaghulam

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar


kaos ukuran besar XXXXXL
Seharusnya Nusantara Bersyukur dengan Datangnya Islam
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email