Selasa, 11 Agustus 2015

Suksesi Kepemimpinan PKS Dinilai Untuk Merangkul Pemilih Tradisional

Suksesi Kepemimpinan PKS Dinilai Untuk Merangkul Pemilih Tradisional
Jakarta - Pucuk kepemimpinan PKS berganti dari Anis Matta ke Sohibul Iman. Nama Hilmi Aminudin yang sebelumnya sebagai Ketua Majelis Syuro digantikan Salim Segaf Al-Jufrie.

Suksesi pergantian ini diyakini membawa perubahan bagi ideologi partai Islam moderat tersebut. Pengamat politik Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandez menilai kombinasi antara Sohibul dengan Salim Segaf adalah menandakan PKS ingin merangkul pemilih tradisional.

"Di Majelis Syuro dipimpin Salim yang ideolog. DPP dipimpin Imam yang moderat. Target kombinasi ini PKS ingin merangkul pemilih tradisional mereka dan merebut kembali pemilih mereka yang lari," ujar Arya saat dihubungi, Senin (10/8/2015), malam.

Arya menambahkan kehadiran Salim memperlihatkan PKS ingin memperkuat pembinaan kader. Namun, terpilihnya Sohibul justru akan menampilkan citra sebagai partai Islam yang moderat.

Dengan tak merombak beberapa elite seperti Sekjen Taufik Ridho dan Wakil Ketua Majelis Syuro, PKS juga tak mau kehilangan basis pemilih yang sudah terbangun pada massa kepemimpinan Anis Matta.

"Mereka juga tak mau kehilangan basis pemilih baru yang sudah terbangun pasa massa Anis," sebutnya.

Adapun pengamat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro atau Wiwieq menambahkan perombakan ajaran elite PKS ini sebagai bentuk soliditas partai. Kesan positif harus diberikan untuk menarik kepercayaan publik.

"Sebab hanya partai solid dan tidak berkonflik yang akan mengundang kepercayaan publik," tutur Wiwieq.

Menurutnya, rotasi kepemimpinan relatif berjalan efektif dengan setiap lima tahun terjadi rotasi kepemimpinan.

"PKS tak mengenal istilah rangkap jabatan. Dibandingkan partai lain, kaderisasi PKS berlangsung relatif lancar tanpa friksi yang berarti," jelasnya.
Sumber : detik.com



kaos ukuran besar XXXXXL
Suksesi Kepemimpinan PKS Dinilai Untuk Merangkul Pemilih Tradisional
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email